Yogyakarta, 16 Oktober 2025 — UPTD Pengelolaan Sampah Kota Bandung memperkuat kapasitas tata kelola keuangannya melalui Pelatihan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK BLUD) yang diselenggarakan bersama Syncore Indonesia pada Selasa–Kamis, 14–16 Oktober 2025. Kegiatan berlangsung di Unisi Meeting Room, Hotel Unisi Malioboro, Yogyakarta, yang dihadiri oleh Bapak Niza Wibyana Tito sebagai narasumber bersama tim konsultan Syncore Indonesia.
Pelatihan ini diikuti enam peserta dari UPTD Pengelolaan Sampah Kota Bandung, terdiri atas Plt Kepala UPTD, Kasubag Tata Usaha, Bendahara Pengeluaran BLUD, Bendahara Penerimaan BLUD, Penyelia Perencana, Evaluasi & Pelaporan, serta Asisten Administrasi.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemampuan teknis dan pemahaman peserta terhadap penerapan sistem keuangan BLUD yang transparan, efisien, dan akuntabel di bidang pengelolaan persampahan.
Peserta mendapatkan pemaparan mengenai alur penyusunan Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) serta penginputan dokumen RBA ke dalam sistem aplikasi Syncore BLUD. Sesi ini membekali peserta untuk memahami tahapan penyusunan dan mekanisme digitalisasi RBA yang menjadi dasar tata kelola BLUD. Pada hari kedua, peserta diberikan materi tentang penatausahaan keuangan, dan praktik langsung penginputan penatausahaan penerimaan dan pengeluaran triwulan I ke dalam aplikasi Syncore yang dipandu oleh Ibu Larasati Dwi H. Praktik ini menghasilkan output berupa BKU Penerimaan dan BKU Pengeluaran yang telah disesuaikan dengan data asli UPTD Pengelolaan Sampah. Sesi ini menjadi tahapan akhir untuk melengkapi pemahaman peserta mengenai siklus tata kelola keuangan berbasis BLUD setelah pada hari pertama mempelajari penyusunan RBA.
Pada hari terakhir, peserta mempelajari penyusunan laporan keuangan BLUD dan langsung mempraktikkannya melalui sistem aplikasi Syncore. Sesi ini berfokus pada penyusunan laporan keuangan Semester I Tahun 2025, sehingga peserta memahami alur lengkap mulai dari penatausahaan hingga penyajian laporan keuangan yang sesuai standar.p “Tiga hari ini kami maksimalkan dengan kombinasi materi, praktik, dan diskusi interaktif. Harapannya, UPTD Pengelolaan Sampah dapat segera memanfaatkan aplikasi keuangan BLUD secara optimal untuk mendukung tata kelola yang transparan dan efisien,” ujarnya.
Selain itu, tim konsultan Syncore menegaskan komitmen untuk memberikan pendampingan berkelanjutan pasca pelatihan. “Kami telah menyiapkan pusat layanan yang dapat dihubungi melalui WhatsApp bagi peserta yang membutuhkan bantuan teknis. Pendampingan juga akan dilakukan secara daring setiap satu hingga dua bulan sekali melalui Zoom Meeting agar proses implementasi berjalan optimal,” jelas ibu Yuni Pratiwi tim konsultan Syncore.
Pelatihan PPK BLUD ini menjadi bagian dari komitmen bersama antara UPTD Pengelolaan Sampah Kota Bandung dan Syncore Indonesia dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang profesional dan berbasis kinerja. Melalui pelatihan ini, diharapkan UPTD dapat mengoptimalkan sistem keuangan BLUD dalam setiap aspek pelayanan publik, sekaligus meningkatkan akuntabilitas dalam pengelolaan dana layanan persampahan.
NAH / LDH