Syncore Indonesia Dampingi PPK-BLUD SMKN 1 Manggar

Diterbitkan pada 28 Januari 2026

Pada tahun 2022, SMKN 1 Manggar Kabupaten Belitung Timur menyelenggarakan Pendampingan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah  (PPK-BLUD) bersama Syncore Indonesia sebagai upaya peningkatan kapasitas dalam pengelolaan keuangan berbasis BLUD. Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek pendampingan penerapan PPK-BLUD di satuan pendidikan, dengan tim narasumber dari Syncore Indonesia yang hadir secara langsung di SMKN 1 Manggar. Pendampingan PPK-BLUD ini dilaksanakan selama dua hari, mulai tanggal 25 hingga 26 November 2022 bertempat di laboratorium BD SMKN 1 Manggar. Hari pertama diisi dengan pengenalan konsep BLUD dan pemahaman regulasi keuangan daerah. Hari kedua membahas penyusunan dokumen administrasi dan simulasi perhitungan RBA. Melalui kegiatan ini diharapkan sekolah dapat menerapkan sistem pengelolaan keuangan yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel. 


Pendampingan ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas tata kelola keuangan di lingkungan pendidikan kejuruan. SMKN 1 Manggar merupakan salah satu sekolah percontohan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang telah ditetapkan sebagai BLUD melalui Surat Keputusan Gubernur pada tahun 2020. Dalam kegiatan ini Syncore Indonesia berperan sebagai narasumber yang memberikan materi dan arahan terkait prinsip dasar, regulasi, serta mekanisme pengelolaan keuangan BLUD agar dapat diterapkan secara mandiri dan berkelanjutan. 


Kegiatan ini dilakukan secara tatap muka dengan tahapan yang terstruktur mulai dari penyampaian konsep dasar BLUD, pembahasan kebijakan, regulasi, hingga simulasi penyusunan laporan keuangan dan dokumen administratif. Peserta diberikan pemahaman menyeluruh terkait proses penatausahaan keuangan, pelaporan, serta pengelolaan sumber pendapatan sekolah seperti Iuran Pengembangan Pendidikan  (IPP), Teaching Factory (Tefa), dan dana BOS/APBN agar dapat diolah secara tepat sesuai prinsip BLUD. 


Kepala SMKN 1 Manggar menyampaikan bahwa pendampingan PPK-BLUD ini menjadi langkah penting bagi sekolah dalam memperkuat kemandirian pengelolaan keuangan dan meningkatkan profesionalisme tata kelola satuan pendidikan. Melalui pendampingan dari Syncore Indonesia, sekolah diharapkan mampu mengoptimalkan potensi unit produksi dan kegiatan pembelajaran berbasis Tefa agar dapat diolah secara tepat dan sesuai dengan prinsip BLUD. 


Selama kegiatan berlangsung terdapat beberapa tantangan yang dihadapi yaitu masih terbatasnya pemahaman teknis mengenai regulasi BLUD di tingkat sekolah dan koordinasi lintas sektor yang perlu diselaraskan. Namun melalui diskusi aktif dan sesi tanya jawab bersama narasumber dari Syncore Indonesia setiap kendala berhasil diidentifikasi dan ditemukan solusi yang aplikatif untuk diterapkan di lapangan. 

Dalam proses pendampingan PPK-BLUD SMKN 1 Manggar, Syncore Indonesia menerapkan metode asistensi interaktif. Peserta diberikan pemahaman menyeluruh mengenai BLUD, baik dari tata kelola maupun tata kelola keuangannya. Pemahaman ini diharapkan memungkinkan sekolah mengelola keuangan secara mandiri sesuai prinsip fleksibilitas, akuntabilitas, dan transparansi.  

Melalui kegiatan ini, SMKN 1 Manggar diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah kejuruan lainnya di Kabupaten Belitung Timur dalam menerapkan pengelolaan keuangan berbasis BLUD. Kegiatan Pendampingan PPK-BLUD ini mendapat apresiasi atas antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung. Sinergi antara SMKN 1 Manggar, Dinas Pendidikan, dan Syncore Indonesia diharapkan dapat terus terjalin untuk memperkuat penerapan tata kelola keuangan yang transparan, profesional, dan berkelanjutan di sektor pendidikan. 


ARP