Yogyakarta - Unit Pelaksana Teknis Daerah Laboratorium Bahan Konstruksi (UPTD LBK) Provinsi Sumatera Selatan serta Unit Pelaksana Teknis Pengujian dan Kalibrasi Alat Kesehatan (UPT PKAK) Kabupaten Malang berkolaborasi dengan Syncore Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK BLUD) selama dua hari pada tanggal 23-24 Oktober 2025 di Hotel D’Senopati, Yogyakarta. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para peserta terhadap prinsip dan mekanisme pengelolaan keuangan berbasis BLUD sesuai dengan ketentuan Permendagri Nomor 79 Tahun 2018.
Pelatihan ini diikuti oleh tujuh peserta dari UPTD LBK Sumatera Selatan dan UPT PKAK Malang, dengan menghadirkan pakar BLUD, yaitu Niza Wibyana Tito, M.Kom., M.M., CAAT. Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan materi secara komprehensif. Hari pertama berfokus pada proses kajian awal yang dilakukan untuk menilai kesiapan suatu unit kerja dalam menerapkan pola BLUD secara umum, mencakup analisis aspek kelembagaan, layanan, keuangan, regulasi, serta sumber daya manusia dan struktur pendapatan keuangan daerah. Sementara hari kedua materi pelatihan diarahkan pada penyusunan dan pelaporan keuangan berbasis BLUD, mulai dari perencanaan, penganggaran, penatausahaan, hingga pelaporan keuangan. Peserta juga diberikan pendampingan teknis agar mampu menyusun dokumen keuangan BLUD secara sistematis dan sesuai standar yang berlaku.
Dalam pemaparannya, Niza Wibyana Tito menyampaikan bahwa strategi penerapan BLUD memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas manajemen keuangan dan tata kelola organisasi secara keseluruhan. “Strategi BLUD memungkinkan unit layanan memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan daerah, sekaligus tetap menjaga kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku,” ujarnya. Pelatihan ini juga mengadopsi metode showing system serta praktik langsung menggunakan aplikasi Syncore e-BLUD, sehingga peserta dapat memahami penerapan sistem keuangan digital secara langsung dan aplikatif.
Sepanjang sesi pelatihan, terlihat bahwa peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif terlibat dalam diskusi, mengajukan pertanyaan kritis, serta membagikan pengalaman lapangan yang relevan. Interaksi yang dinamis antara narasumber dan peserta menjadikan suasana pelatihan lebih hidup, kolaboratif, dan aplikatif. Pada akhirnya, metode ini tidak hanya menambah wawasan peserta, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam mengimplementasikan PPK BLUD secara efektif.
Pelatihan PPK BLUD ini menjadi langkah penting bagi UPTD LBK Sumatera Selatan dan UPT PKAK Malang dalam meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. “Harapannya, tentu bagi kami bisa menerapkan BLUD dengan sebaik-baiknya dan bisa bermanfaat untuk masyarakat khususnya di Kabupaten malang, terus bisa membantu kami atau siapapun yang memerlukan dalam hal badan layanan umum daerah.” Ujar Edi Sulistiawan, Kepala UPT PKAK Kabupaten Malang. Kegiatan ini menegaskan komitmen Syncore Indonesia dalam mendukung transformasi tata kelola keuangan daerah melalui pendampingan dan teknologi digital.
DYM/PNS