Kolaborasi BSI dan Syncore Dorong Penerapan PPK-BLUD

Diterbitkan pada 19 Desember 2025

Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Makassar menggelar kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Funding yang berlangsung pada 6 September 2024 di Kutabex Beach Front Hotel, Bali. Dalam kegiatan ini, Niza Wibyana Tito, M.Kom., M.M., M.Ak., CAAT, selaku pakar Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dari Syncore Indonesia, hadir sebagai narasumber untuk membahas penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara lembaga keuangan dan pemerintah daerah dalam mendukung pengelolaan keuangan daerah yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.

Dalam sesi pemaparannya, Bapak Tito, menjelaskan konsep dasar serta penerapan PPK-BLUD di lingkungan pemerintah daerah, dengan menyoroti fleksibilitas keuangan yang dimiliki BLUD dibandingkan pengelolaan keuangan daerah konvensional. Beliau juga memaparkan peran penting BLUD dalam meningkatkan efisiensi layanan publik, khususnya di sektor kesehatan seperti Puskesmas dan RSUD, yang menjadi ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan Rakor Funding BSI Regional Makassar ini tidak hanya berisi pemaparan materi, tetapi juga dilengkapi dengan diskusi interaktif antara peserta. Diskusi tersebut membuka ruang bagi pembahasan potensi kemitraan strategis antara BSI dan pemerintah daerah, khususnya dalam hal pelatihan, pendampingan, serta penyediaan layanan keuangan yang mendukung transformasi pengelolaan BLUD menuju sistem yang lebih efisien dan sesuai prinsip syariah.

Dalam penyampaian materinya, Bapak Tito menggunakan pendekatan praktis dan berbasis pengalaman lapangan dari berbagai daerah yang telah berhasil menerapkan PPK-BLUD. Pendekatan ini memberikan gambaran nyata BSI tentang bagaimana fleksibilitas keuangan penerapan PPK-BLUD dapat dijalankan serta bagaimana perbankan syariah dapat berperan aktif dalam memperkuat tata kelola dana layanan publik.

Melalui kegiatan ini, Syncore Indonesia berharap kemitraan dengan BSI dapat menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi berkelanjutan antara dunia perbankan dan pemerintah daerah. BSI diharapkan mampu memperluas perannya sebagai mitra strategis dalam mendukung penerapan fleksibilitas keuangan BLUD berbasis syariah, sementara Syncore Indonesia siap berkontribusi dalam pelatihan, pendampingan, dan penguatan kapasitas pengelolaan keuangan daerah. Kolaborasi BSI ini diharapkan memperkuat ekosistem keuangan publik yang transparan, efisien, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.